SEO dan Bahasa Pemrograman

SEO dan Bahasa Pemrograman

Salah satu aspek yang sering terlewatkan ketika kita menyusun strategi SEO adalah bahasa pemrograman yang dipakai untuk membangun website. Masing-masing bahasa pemrograman memiliki karakteristik yang spesifik. Misalnya HTML menggunakan sekumpulan protokol tertentu untuk mengendalikan tampilan visual yang muncul di halaman browser, sementara PHP menggunakan kumpulan protokol yang sama sekali berbeda.

Kebanyakan orang akan langsung mengasosiasikan bakasa pemrograman website dengan HTML. Kenyataannya ada banyak bahasa pemrograman lainnya yang juga sering dipergunakan dalam membangun website, dan masing-masing memerlukan strategi SEO yang sesuai.

JavaScript

JavaScript adalah bahasa pemrograman yang memungkinkan perancang website membuat komponen website yang dinamis, meskipun demikian sering tidak disukai mesin pencari. Pada kenyataannyapada kebanyakan kasus JavaScript menghentikan perjalanan crawler dalam menjelahi isi website. Jika ini terjadi, akibatnya ranking yang rendah atau malah sama sekali tidak di-index.

Untuk mengakalinya, banyak perancang website menggunakan teknik eksternalisasi semua kode JavaScript yang dipergunakan pada halaman website. Dengan eksternalisasi, kode JavaScript dijalankan dari lokasi yang berebeda dengan halaman websitenya sendiri. Teknik eksternalisasi ini cukup sederhana:

  • Kopi semua kode JavaScript kemudian tempatkan pada satu file baru.
  • Beri nama file tersebut dengan ekstensi .js. Misalnya namafile.js.
  • Upload ke server web.

Buat referensi dari halaman website untuk mengakses kode JavaScript dari file eksternal. Bentukannya adalah sebagai berikut: <script language=?JavaScript? type=?text/javascript? src=?namafile.js></script>

Kadang-kadang ada orang yang menggunakan JavaScript untuk menyembunyikan teks atau link dari mesin pencari. Meskipun banyak crawler terhenti oleh keberadaan JavaScript, mereka dapat mengidentifikasi dan membaca isi yang disembunyikan. Pastiakn anda tidak menggunakan teknik ini, karena beresiko dianggak sebagai upaya mengelabui (spam) mesin pencari.

Flash

Flash adalah salah satu teknologi yang banyak dibenci pemakai, terutama karena meskipun mampu memberikan tampilan yang memukau, Flash memakan banyak ?tenaga? dan penyebabkan halaman web lambat dibuka. Pada banyak kasus pengunjung akan terjebak untuk menunggu sangat lama tanpa bisa melakukan apapun sampai komponen Flash tereksekusi seluruhnya. Pemngunjung yang tidak sabar dan terburu-buru kemungkinan besara akan merasa sangat frustrasi.

Untuk SEO Flash merupakan mimpi buruk. Komponen flash dapat menghentikan perjalanan crawler mesin pencari dan tidak melanjutkannya lagi.

Satu-satunya cara efektuf untuk menghindari efek negatif penggunaan Flash adalah dengan tidak menggunakannya sama sekali. Meskipun demikian, ada situasi dimana penggunaan Flash memang diperlukan. Jika anda berada pada posisi demikian, cobalah dengan menyisipkan komponen flash pada halaman web dan tetap memberikan jalan bagi mereka yang memilih untuk tidak mengakses komponen tersebut. Ada banyak beda pendapat dalam penggunaan teknik ini. Jika tidak benar-benar diperlukan, penggunaan Flash sebaiknya dihindari.

ASP

Kebanyakan website tidak mengalami perubahan kecuali webmasternya melakan editing pada halaman websitenya, website seperti ini biasa disebut website statis. Jenis lain disebut website dinamis. Website dinamis berubah secara langsung sesuai dengan pilihan pemakai yang dinyatakan dengan mengisi sejenis formulir. Website seperti ini dibuat dengan menggunakan teknologi pemrograman khusus, salah satu diantaranya ASP.

Pada dasarnya halaman website seperti ini tidak ada sampai pada saat pengunjung ?menciptakannya? dengan mengisi formulir isian. Karena robot mesin pencari tidak dibekali kemampuan untuk mengisi formulir, otomatis halaman website tidak ?tercipta?, karena itu dalam kebanyakan kasus, halaman website jenis ini tidak terindeks oleh mesin pencari.

Ada cara untuk menyasati situasi di atas. Diantaranya adalah dengan menyiapkan text-link menuju halaman tertentu tanpa harus mengisi formulir, sehingga mesin pencari dapat menemukan halaman website tanpa harus ?menciptakan?nya terlebih dahulu.

Secara teknis URL website dinamis akan mengandung banyak parameter yang memuat isian pemakai pada formulir sebelumnya. Beberapa mesin pencari tidak dapat membaca URL jenis ini. Dengan teknik pemrograman tertentu, URL seperti ini dapat dikonversikan menjadi URL yang search-engine-friendly.

Pada prinsipnya meskipun seperti bahasa pemrograman lainnya implementasi ASP membawa karakteristik khusus, tidak berarti SEO tidak dapat dilakukan. Pendekatan SEO pada website statis tetap berlaku juga untuk website dinamis.

PHP

Robot mesin pencari pada dasarnya adalah program aplikasi, seperti aplikasi pada umumnya, memiliki banyak batasan, khusunya pada jenis halaman website yang bisa ditemukan dan dibacanya. PHP adalah salah satu bahasa pemrograman website yang ? seperti halnya ASP ? dapat dikategorikan di luar website statis pada umumnya. Tanpa teknik implementasi yang sesuai, PHP dapat menjadi hambatan bagi robot mesin pencari.

Teknik implementasi yang sesuai maksudnya adalah penggunaan PHP dengan tetap memikirkan kebutuhan mesin pencari. Misalnya, pada umumnya PHP cenderung membuat halaman website lebih lambat diakses, sehingga robot mesin pencari batal membaca. Pengetahuan yang cukup terhadap PHP dan SEO dapat mengeliminasi situasi seperti ini.

Satu teknik yang teruji untuk PHP adalah dengan membuat PHP menciptakan kode yang terbaca seperti HTML biasa.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *