xampp provides a convenient way to quickly and easily install and setup a web server that works without much configuration. However, permalinks feature won’t work with the default installation of xampp, even though you can properly customize the permalinks structure to create the .htaccess file.
When you click on any permalinks, your WordPress blog will return a 404 error instead, saying the post not found. Instead, you can only access your blog posts via default permalinks structure, which is in the form of http://www.mydigitallife.info/?p=123.
This is because in xampp, mod_rewrite is not enable by default. Beside, AllowOverride directive in Apache configuration file is also set to None by default, causing Apache web server to ignore any .htaccess file, which used to rewrite the permalinks to the post’s actual url.
To use permalinks in WordPress that installed on xampp-based server, edit the httpd.conf that locates in C:\Program Files\xampp\apache\conf directory (folder). Open httpd.conf in any text editor, search for “mod_rewrite”. You should come to a line like this:
#LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so
Pertama PHPTriad, selanjutnya WAMP5 terakhir aku menggunakan XAMPP sebagai web server localku, ya pada artikelku “Pilih Mana … ?? PHPTriad atau WAMP5″, kelebihan dari WAMP5 adalah setelah terinstallnya WAMP5 tray icon akan muncul disudut kanan bawah ( pastikan icon seperti keong berwarna putih ) berarti aplikasi siap dijalankan ( service apache dan MySQL otomatis start ).
Namun dari itu semua hanya satu yang kurang menurutku dari WAMP5 ini, yaitu dukungan import database .sql yang hanya menerima max 2,048 KiB melalui PHPMyAdmin walaupun import dapat dilakukan melalui modus konsol, dari kekurangan itu, makin bertambah niat saya untuk mengganti aplikasi web server dimana memory_limit = 8M dan walaupun kita ubah lebih besar pada file php.ini lalu kita restart service apache namun perubahan yang dilakukan tidak aktif dan tidak mensupport Windows 98 maupun Milleniums.
Dan akhirnya aku beralih ke XAMPP, aplikasi sedikit ampuh dimana dapat mengimport .sql hinggal Max: 16,384 KiB ( cukup besar bukan..? ) dan juga selain apache dan mysql sebagai defaultnya, XAMPP juga dilengkapi dengan Filezilla dan Mercury ditambah batas memory_limit = 32M dan dapat diubah sesuai keinginan.
Akhirnya aku beralih juga ke XAMPP, berikut tampilan windows XAMPP Control Panel Application, dan aplikasinya dapat di download di www.apachefriends.org

Selamat mencoba ..!!