Daftar ke PayPal dan langsung menerima pembayaran kartu kredit.
Click Here to Open Your PayPal Account

Baru saja ada pihak BNI mengubungi saya, bahwa kemarin karyawannya [red=teller] ( sebut saja namanya ‘ANI’ ya begitulah nama yang terpampang di meja teller ) melakukan transaksi setoran bank 2 kali untuk setoran tunai. ( benar nggak ya kalimatnya ). Jadi gini saya ada melakukan setoran sebanyak 5 setoran, dimana diantaranya ada setoran dengan nilai Rp.6.500.000,- ( cukup besar bukan ..?? ) nah pada saat tellernya mau melakukan transaksi dengan nilai tersebut tiba-tiba teller tersebut dengan diaminin teller yang lain, bahwa jaringan ada gangguan. Jadi seperti biasanya kalau terjadi seperti ini saya meninggalkan/kembali kekantor dan siang hari/sorenya saya kembali untuk menggambil copy setorannya.

Nah, apa hubungannya dengan setoran 2 kali, yups benar sekali pada saat teller tersebut melakukan transaksi setoran saya yang pertama tadi terjadi gangguan dan mungkin dianggap oleh si teller tadi transaksi belum berhasil. pada saat jaringan sudah baik setoran saya tadi dilakukan lagi oleh si teller tadi, nah itu dia hubungannya jadi dah transaksi 2 kali padahal saya hanya sekali melakukan transaksi dengan setoran tersebut. Tekor dunk tuh teller Rp.6.500.000, katanya pada hari itu juga si teller pinjam sana sini untuk menyelesaikan ketekorannya itu.

Pikiran pertama saya kasihan juga tuh teller, dengan niat baik saya membuat setoran kembali dengan nilai sebesar ketekorannya dia berikut uangnya juga dunk, bergegas saya ke Bank BNI yang tidak jauh dari kantor saya.

Sesampai dipintu, karena saya sudah tidak asing lagi oleh karyawan BNI yang dikarenakan hampir tiap hari emang saya ke BANK BNI, wah hebat dunk ..?? hebat apaan wong saya kerja di salah satu Asuransi tertua di Indonesia yang sekarang menjabat seperti Teller BNI tersebut hehehehe :-)

Saya disambut bak Pejabat, sampai-sampai Pak Sidris ( mungkin jabatannya tukang pemeriksa KAS ) mengacungkan Jempol. lalu langsung salah satu karyawan mendekati saya dan memberitahukan masalah tersebut dan mohon maaf atas kejadian ini.

Yang saya sesalkan, kenapa niat baik saya untuk menyelesaikan ini harus lapor sana-sini, saya buat setoran beserta uang untuk transaksi kemarin kan tinggal di stempel tuh setoran tidak perlu di validasi, wong uangnya sudah masuk direkening dan saya hanya perlu rekening korannya saja. tapi koq kalau saya lihat semacam ada pemeriksaan terhadap rekening kantor saya. Setelah saya jelaskan, begini kira-kira :

Saya : ” Tolong di stempel aja setoran saya ini dan ini uangnya yang kemaren sebesar Rp. 6.500.000,- “

Teller : dengan sedikit bingung dia masuk keruangan pimpinannya ” sebentar ya pak “

Sedikit bersabar + jengkel, ini koq di bantu koq saya di persulit, gmana nih .. karena saya juga ngurusin nasabah jadi jangan di persulit dunk.  beberap saat kemudian si teller keluar lagi dan berkata :

Teller : ” Sebentar ya pak, saya stempel setoran bapak, ” dan kemudian meyerahkan kepada saya dengan menugucapkan ” terima kasih pak “

Ternyata si teller tersebut adalah karyawan baru, ya udah saya maklum lah.

Dari kejadian diatas, yang saya harapkan adalah :

  • Jika saya mengalami kejadian tersebut, semoga dipermudah penyelesaiannya.
  • Semoga kejadian ini tidak terjadi terhadap saya, istri dan anak saya kelak.
  • Semoga juga tidak terjadi kepada sobat-sobat blogger, dan selalu lebih seksama dalam melakukan segala transaksi untuk menghidari kerugian.

_

Random Posts:

-
NEWS : Jika Anda ingin memulai belajar mendulang dollar diinternet secara gratis, bisa link disini, dan semoga sukses!

Software Ok!